Daku Kecewa
Karya: HyT
Dengan kesendirian hadirmu kepadaku
Membawa segala keluh kesahmu
Hilang segala sedihmu digantikan kehangatanku
Kini kau mulai mencintaiku
Kau selalu didalamku setiap waktu
Menemukan kisah-kisah dan teman baru
Melayani, bercerita dan berbagi adalah hobbymu didalamku
Hingga tiba saatnya dirimu berbahagia dengan dia
Kau bilang kita bahagia didalamku
Aku turut berbahagia melihatmu
Kisah demi kisahmu terlewati dengan baik
Tangis, tawa dan semua dilewati bersama
Namun Kini dengannya kau mulai berubah
Dengan segala kisah kasih, cinta dan benci
Membuat dirimu menjauh
Setelah kau menyebutkan kita menjadi aku
Membuat kau pergi dariku
Kau tinggalkan aku karena dia
Tak ingatkah kau kisahmu diawal mencintaiku
Kau berubah, kau meninggalkanku
Daku kecewa, daku kecewa
Aku tau setiap orang akan berganti didalamku
Tapi aku masih merindukanmu
Datanglah bila kau masih merindukanku,
Pintu rumahku terbuka lebar untukmu
Puisi "Sandiwara palsu" karya HyT
Jumat, 28 Oktober 2016
puisi untuk dia yang kucintai
Sandiwara palsu
Karya: HyT
Aku mencintaimu dengan sebuah ketulusan
Perasaan bahagia yang selalu menemaniku
Cintaku tumbuh dengan sempurna bagaikan padi yang cepat tinggi karena dipupuk
Aku mencintaimu dengan segala kekuranganmu
Melihatmu dengan penuh kesempurnaan
Tak mendapat kekurangan sedikitpun
Aku mencintaimu dengan bangga
Memiliki pangeran tampan dan baik hati
Mempunyai segala keunikan, kesederhanaan
dan kesetiaan disetiap kisahku
Tapi mencintaimu dengan hancurku
Sedih, sakit, terluka dan tangisan mulai terasa
Mengapa harus aku?
Mengapa harus aku yang menjadi korbanmu?
Aku tak percaya Kau mempermainkanku
Aku mencintaimu dengan sebuah ketulusan
Dengan segala percaya dan kesetiaan
Kuberikan seluruh kasih sayangku
Rasa cintaku yang tak kunjung usai
Melihat segala sandiwara palsumu itu
Aku sakit, kecewa, terluka, dan bahkan menangis.
Teganya Kau!!
Ntah mengapa dari kejadian itu membuat diriku berkomitmen bahwa laki-laki itu layak untuk dipermainkan.
#semoga
Karya: HyT
Aku mencintaimu dengan sebuah ketulusan
Perasaan bahagia yang selalu menemaniku
Cintaku tumbuh dengan sempurna bagaikan padi yang cepat tinggi karena dipupuk
Aku mencintaimu dengan segala kekuranganmu
Melihatmu dengan penuh kesempurnaan
Tak mendapat kekurangan sedikitpun
Aku mencintaimu dengan bangga
Memiliki pangeran tampan dan baik hati
Mempunyai segala keunikan, kesederhanaan
dan kesetiaan disetiap kisahku
Tapi mencintaimu dengan hancurku
Sedih, sakit, terluka dan tangisan mulai terasa
Mengapa harus aku?
Mengapa harus aku yang menjadi korbanmu?
Aku tak percaya Kau mempermainkanku
Aku mencintaimu dengan sebuah ketulusan
Dengan segala percaya dan kesetiaan
Kuberikan seluruh kasih sayangku
Rasa cintaku yang tak kunjung usai
Melihat segala sandiwara palsumu itu
Aku sakit, kecewa, terluka, dan bahkan menangis.
Teganya Kau!!
Ntah mengapa dari kejadian itu membuat diriku berkomitmen bahwa laki-laki itu layak untuk dipermainkan.
#semoga
Langganan:
Komentar (Atom)